-->

ادخلوا معنا في ميدان الدعوة إلى الله. ساعدونا على نشر الخير أخلصوا النية لله وأرسلوا لمن تريدون له الخير هذا الخير. نصر الله بنا هذا الدِّين العظيم وجعلنا مفاتيح خير حيثما كنا. الله يحفظنا و يبعد عنا من لا يخافه ويرزقنا الفردوس الأعلى. آمين

syair indah tentang adab menuntut ilmu "الموضوع: منظومة في آداب الطلب Mandzumah Adabut Tholab yang diwariskan di Daarus Sunnah


source
 Berikut adalah terjemahan per bait (kalimat) dari bait-bait syair indah mengenai adab menuntut ilmu yang Anda bagikan dari kitab Jami' Bayan al-Ilm wa Fadhlihi. Untuk memudahkan dipahami, terjemahan ini disusun bersandingan langsung dengan teks aslinya:


Bagian 1: Hakikat Ilmu dan Cara Meraihnya

  • الأصل: وَاعْلَمْ بِأَنَّ الْعِلْمَ بِالتَّعَلُّمِ / وَالْحِفْظِ وَالْإِتْقَانِ وَالتَّفَهُّمِ

    Terjemahan: Ketahuilah bahwa ilmu itu hanya diraih dengan belajar, menghafal, memantapkan (kembali), dan memahami.

  • الأصل: وَالْعِلْمُ قَدْ يُرْزَقُهُ الصَّغِيرُ / فِي سِنِّهِ وَيُحْرَمُ الْكَبِيرُ

    Terjemahan: Ilmu itu terkadang dianugerahkan (oleh Allah) kepada anak yang masih kecil usianya, sementara orang yang sudah tua justru terhalang darinya.

  • الأصل: وَإِنَّمَا الْمَرْءُ بِأَصْغَرَيْهِ / لَيْسَ بِرِجْلَيْهِ وَلَا يَدَيْهِ

    Terjemahan: Sesungguhnya nilai (kualitas) seseorang itu terletak pada dua organ terkecilnya, bukan pada kedua kaki maupun kedua tangannya;

  • الأصل: لِسَانُهُ وَقَلْبُهُ الْمُرَكَّبُ / فِي صَدْرِهِ وَذَاكَ خُلْقٌ عَجَبُ

    Terjemahan: Yaitu lisannya (dalam berbicara) dan hatinya yang tertanam di dalam dadanya, dan itulah ciptaan Tuhan yang sangat menakjubkan.

  • الأصل: وَالْعِلْمُ بِالْفَهْمِ وَبِالْمُذَاكَرَةِ / وَالدَّرْسِ وَالْفِكْرَةِ وَالْمُنَاظَرَةِ

    Terjemahan: Dan ilmu itu tumbuh dengan pemahaman, saling mengulang hafalan (muzakarah), mempelajari pelajaran, berpikir mendalam, dan berdiskusi ilmiah.


Bagian 2: Ragam Tipe Manusia dalam Menuntut Ilmu

  • الأصل: فَرُبَّ إِنْسَانٍ يَنَالُ الْحِفْظَا / وَيُورِدُ النَّصَّ وَيَحْكِي اللَّفْظَا

    Terjemahan: Betapa banyak manusia yang mampu mencapai tingkatan hafal (yang kuat), ia mampu menyampaikan teks agama dan menirukan lafalnya secara persis,

  • الأصل: وَمَا لَهُ فِي غَيْرِهِ نَصِيبٌ / مِمَّا حَوَاهُ الْعَالِمُ الْأَدِيبُ

    Terjemahan: Namun ia tidak memiliki bagian sama sekali pada hal lainnya (seperti pemahaman mendalam) dari apa yang dikuasai oleh seorang alim yang beradab.

  • الأصل: وَرُبَّ ذِي حِرْصٍ شَدِيدِ الْحُبِّ / لِلْعِلْمِ وَالذِّكْرِ بَلِيدُ الْقَلْبِ

    Terjemahan: Dan betapa banyak orang yang memiliki ambisi serta kecintaan yang sangat besar terhadap ilmu dan pengajaran, namun hatinya tumpul (sulit paham);

  • الأصل: مُعْجِزٌ فِي الْحِفْظِ وَالرِّوَايَةِ / لَيْسَتْ لَهُ عَمَّنْ رَوَى حِكَايَةٌ

    Terjemahan: Ia tidak berdaya dalam hal menghafal dan meriwayatkan, serta tidak mampu menceritakan kembali intisari dari apa yang ia riwayatkan.

  • الأصل: وَآخَرُ يُعْطِي بِلَا اجْتِهَادِ / حِفْظًا لِمَا قَدْ جَاءَ فِي الْإِسْنَادِ

    Terjemahan: Sementara ada orang lain yang dianugerahi (ilmu) tanpa perlu bersusah payah, berupa hafalan yang kuat terhadap apa yang termaktub dalam sanad-sanad;

  • الأصل: يَهْدِهِ بِالْقَلْبِ لَا بِنَاظِرِهِ / لَيْسَ بِمُضْطَرٍّ إِلَى قَمَاطِرِهِ

    Terهمان: Ilmu itu menuntunnya langsung lewat hati, bukan sekadar pandangan mata, sehingga ia tidak selalu bergantung pada kotak-kotak penyimpanan buku catatannya.


Bagian 3: Adab dan Bahaya Tergesa-gesa dalam Menjawab

  • الأصل: فَالْتَمِسِ الْعِلْمَ وَأَجْمِلْ فِي الطَّلَبِ / وَالْعِلْمُ لَا يَحْسُنُ إِلَّا بِالْأَدَبِ

    Terjemahan: Maka carilah ilmu dan indahkanlah caramu dalam menuntutnya, karena ilmu itu tidak akan tampak indah melainkan jika diiringi dengan adab.

  • الأصل: وَالْأَدَبُ النَّافِعُ حُسْنُ السَّمْتِ / وَفِي كَثِيرِ الْقَوْلِ بَعْضُ الْمَقْتِ

    Terjemahan: Adab yang paling bermanfaat adalah memiliki pembawaan yang baik (tenang dan berwibawa), sebab terlalu banyak bicara terkadang mendatangkan kebencian.

  • الأصل: فكُنْ لِحُسْنِ السَّمْتِ مَا حَيِيتَا / مُقَارِفًا تُحْمَدُ مَا بَقِيَتَا

    Terjemahan: Maka jagalah pembawaan yang baik itu selama engkau hidup, niscaya engkau akan terus menuai pujian sepanjang sisa umurmu.

  • الأصل: وَإِنْ بَدَتْ بَيْنَ النَّاسِ مَسْأَلَةٌ / مَعْرُوفَةٌ فِي الْعِلْمِ أَوْ مُفْتَعَلَةٌ

    Terjemahan: Jika muncul suatu permasalahan di tengah-tengah manusia, baik masalah ilmu yang sudah jelas kebenarannya maupun masalah yang dibuat-buat;

  • الأصل: فَلَا تَكُنْ إِلَى الْجَوَابِ سَابِقًا / حَتَّى تَرَى غَيْرَكَ فِيهَا نَاطِقَا

    Terjemahan: Janganlah engkau menjadi orang yang paling pertama berebut menjawab, sampai engkau melihat ada orang lain yang berbicara mengenainya.

  • الأصل: فَكَمْ رَأَيْتُ مِنَ عَجُولٍ سَابِقٍ / مِنْ غَيْرِ فَهْمٍ بِالْخَطَأِ نَاطِقُ

    Terjemahan: Betapa sering aku melihat orang yang terburu-buru mendahului untuk menjawab tanpa pemahaman, yang akhirnya justru berbicara dalam kekeliruan;

  • الأصل: أَزْرَى بِهِ ذَلِكَ فِي الْمَجَالِسِ / عِنْدَ ذَوِي الْأَلْبَابِ وَالتَّنَافُسِ

    Terjemahan: Hal itu menjatuhkan martabat dan merendahkan dirinya di berbagai majelis, di hadapan orang-orang yang berakal serta para pesaingnya.


Bagian 4: Keutamaan Diam dan Mengakui Ketidaktahuan

  • الأصل: وَقُلْ إِذَا أَعْيَاكَ ذَاكَ الْأَمْرُ / مَالِي بِمَا تَسْأَلُ عَنْهُ خَبَرُ

    Terjemahan: Katakanlah jika perkara itu membingungkanmu atau sulit bagimu: "Aku tidak memiliki pengetahuan tentang apa yang engkau tanyakan."

  • الأصل: فَذَاكَ شَطْرُ الْعِلْمِ عِنْدَ الْعُلَمَا / كَذَاكَ مَا زَالَتْ تَقُولُ الْحُكَمَا

    Terjemahan: Sebab, ucapan (tidak tahu) itu adalah setengah dari ilmu di mata para ulama, dan demikianlah yang selalu diucapkan oleh para ahli hikmah.

  • الأصل: وَالصَّمْتُ فَاعْلَمْ بِكَ حَقًّا أَزْيَنُ / إِنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَكَ عِلْمٌ مُتْقَنُ

    Terjemahan: Ketahuilah, sikap diam itu sejatinya jauh lebih indah menghiasimu, jika engkau tidak memiliki ilmu yang mendalam dan matang.

  • الأصل: إِيَّاكَ وَالْعُجْبَ بِفَضْلِ رَأْيِكَا / وَاحْذَرْ جَوَابَ الْقَوْلِ مِنْ خَطَائِكَا

    Terjemahan: Waspadalah dari sikap ujub (bangga diri) terhadap kelebihan pendapatmu sendiri, dan berhati-hatilah agar jawabanmu tidak bersumber dari kesalahan.

  • الأصل: كَمْ مِنْ جَوَابٍ أَعْقَبَ النَّدَامَةَ / فَاغْتَنِمِ الصَّمْتَ مَعَ السَّلَامَةِ

    Terjemahan: Betapa banyak jawaban yang justru berujung pada penyesalan, maka raihlah keuntungan berupa diam yang disertai keselamatan.


Bagian 5: Luasnya Samudra Ilmu

  • الأصل: الْعِلْمُ بَحْرٌ مُنْتَهَاهُ يَبْعُدُ / لَيْسَ لَهُ حَدٌّ إِلَيْهِ يُقْصَدُ

    Terjemahan: Ilmu itu bagaikan lautan luas yang ujung akhirnya sangat jauh, ia tidak memiliki batasan tertentu yang bisa dituju (sampai habis).

  • الأصل: وَلَيْسَ كُلُّ الْعِلْمِ قَدْ حَوَيْتَهُ / أَجَلْ وَلَا الْعُشْرَ وَلَوْ أَحْصَيْتَهُ

    Terjemahan: Bukan berarti seluruh ilmu telah engkau kuasai, bahkan sepersepuluhnya pun belum tentu engkau capai meskipun engkau mencoba menghitungnya.

  • الأصل: وَمَا بَقِيَ عَلَيْكَ مِنْهُ أَكْثَرُ / مِمَّا عَلِمْتَ وَالْجَوَادُ يَعْثُرُ

    Terjemahan: Sebab, bagian ilmu yang belum engkau ketahui jumlahnya jauh lebih banyak daripada apa yang telah engkau ketahui; dan kuda pacuan yang mahir pun terkadang bisa tersandung.

  • الأصل: فَكُنْ لِمَا سَمِعْتَهُ مُسْتَفْهِمَا / إِنْ أَنْتَ لَا تَفْهَمُ مِنْهُ الْكَلِمَا

    Terjemahan: Maka jadilah orang yang selalu mencari kejelasan dan pemahaman dari apa yang engkau dengar, jika engkau belum memahami makna dari kata-katanya.


Bagian 6: Kaidah dalam Berdialog dan Menyikapi Pendapat

  • الأصل: الْقَوْلُ قَوْلَانِ فَقَوْلٌ تَعْقِلُهُ / وَآخَرُ تَسْمَعُهُ فَتَجْهَلُهُ

    Terjemahan: Perkataan itu ada dua macam: perkataan yang mampu engkau nalar dengan baik, dan perkataan lain yang engkau dengar namun engkau belum memahaminya.

  • الأصل: وَكُلُّ قَوْلٍ فَلَهُ جَوَابٌ / يَجْمَعَهُ الْبَاطِلُ وَالصَّوَابُ

    Terjemahan: Setiap perkataan itu pasti memiliki jawaban atau sanggahan, yang mana jawaban tersebut bisa jadi mengandung kebatilan atau kebenaran.

  • الأصل: وَلِلْكَلَامِ أَوَّلٌ وَآخِرُ / فَافْهَمْهُمَا وَالذِّهْنُ مِنْكَ حَاضِرُ

    Terjemahan: Setiap pembicaraan itu memiliki permulaan dan muara akhir (kesimpulan), maka pahamilah keduanya dengan pikiran yang hadir (fokus).

  • الأصل: لَا تَدْفَعِ الْقَوْلَ وَلَا تَرُدَّهُ / حَتَّى يُؤَدِّيَكَ إِلَى مَا بَعْدَهُ

    Terjemahan: Janganlah terburu-buru menolak atau menyanggah suatu perkataan, sampai perkataan tersebut menuntunmu pada argumen atau kesimpulan setelahnya.

  • الأصل: فَرُبَّمَا أَعْيَى ذَوِي الْفَضَائِلِ / جَوَابُ مَا يَلْقَى مِنَ الْمَسَائِلِ

    Terjemahan: Sebab, terkadang orang-orang yang memiliki keutamaan dan keluasan ilmu pun dibuat letih untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapkan kepada mereka;

  • الأصل: فَيُمْسِكُوا بِالصَّمْتِ عَنْ جَوَابِهِ / عِنْدَ اعْتِرَاضِ الشَّكِّ فِي صَوَابِهِ

    Terjemahan: Sehingga mereka memilih diam dan menahan diri dari menjawabnya, ketika muncul keraguan atau syak dalam menentukan kebenaran jawaban tersebut.

  • الأصل: وَلَوْ يَكُونُ الْقَوْلُ فِي الْقِيَاسِ / مِنْ فِضَّةٍ بَيْضَاءَ عِنْدَ النَّاسِ

    Terjemahan: Kalaupun seandainya ucapan manusia—dalam timbangan analogi mereka—bagaikan perak putih yang berkilau lagi berharga,

  • الأصل: إِذًا لَكَانَ الصَّمْتُ عَيْنٌ مِنَ الذَّهَبِ / فَافْهَمْ هَدَاكَ اللَّهُ آدَابَ الطَّلَبِ

    Terjemahan: Niscaya sikap diam itu adalah emas murni yang jauh lebih tinggi nilainya. Maka pahamilah—semoga Allah memberimu petunjuk—adab-adab dalam menuntut ilmu.

LihatTutupKomentar

murajaah

Dendam

Foto saya
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
I enjoy engaging in physical activities both indoors and outdoors, volunteering for humanitarian aid, providing religious counseling, traveling, as well as conducting research and reading about current issues and Islam. I am interested in developments in creative learning, especially in Arabic language acquisition, and I am passionate about technology, and media.

Tayangan